Yep after so many projects and tasks yang buat kepala selalu pusing ditambah lagi beban matkul yang tiap semester makin susah, akhirnya berhasil juga gua lewatin HAHA yaa walaupun di satu sisi gua mendapatkan nilai matkul yang mutlak mengulang dan pada akhirnya ipk gua fell down drastically. Omg ramdan, i hope your brain can still work properly. really. Lanjuuuut.......
-
-
Jadi ceritanya di awal tahun gua sudah sangat sibuk mengerjakan beberapa tugas himpunan mulai dari grand design, beberapa poster dadakan, references, dan masih banyak dah pokoknya. Emang himpunan gue itu every things must work perfectly, sebisa mungkin minimalkan kesalahan lah pada intinya. Terutama dalam tugas di dalam proker yang dijalanin. Hal ini nih sebenernya yang dibutuhin pas udah terjun ke dunia kerja, salah satu soft-kill yang belum tentu didapatkan dari mata kuliah selama di kampus. EH lupa himpunan itu kan sudah seperti matkul karena menyita waktu 4 sks perminggu:)
Akibat tekanan dari banyaknya prokernya yang sudah diikuti selama beberapa bulan terakhir, pelampiasan yang tepat untuk mengurangi kepenatan hati dan pikiran adalah dengan cara traveling. Ya, dengan mengunjungi sebuah tempat, dan tentunya tempat yang baru dapat memberikan sebuah ruang dalam menenangkan berbagai jenis pikiran yang ada sembari kita refreshing.
.
Akibat tekanan dari banyaknya prokernya yang sudah diikuti selama beberapa bulan terakhir, pelampiasan yang tepat untuk mengurangi kepenatan hati dan pikiran adalah dengan cara traveling. Ya, dengan mengunjungi sebuah tempat, dan tentunya tempat yang baru dapat memberikan sebuah ruang dalam menenangkan berbagai jenis pikiran yang ada sembari kita refreshing.
.
.
Untuk perjalanan yang gue tuju yaitu adalah sebuah kota yang terletak di ujung timur pulau jawa. Walaupun gak paling ujung banget, namun perjalanan yang ditempuh sangat jauh dan memakan waktu cukup lama. Malang. Merupakan salah satu kota yang memiliki panorama alam yang sangat indah, terkenal dengan kota paling ramah bagi para wisatawan yang datang. Pada trip kali ini gua ditemani sekumpulan teman yang sangat seru nan absurd yang membuat pengalaman trip ini jadi lebih berharga untuk dikenang. So, gua bakal highlight berbagai hal selama di Malang.
How to Get There
How to Get There
Meeting point dari Jakarta, tepatnya stasiun pasar senen perjalanan dilakukan melalui jalur darat tepatnya menggunakan kereta api MATARMAJA. Ini kereta api legend banget, bener - bener 16 jam duduk di kereta (ofc, gak cuma duduk ya). Berangkat sore nyampe pagi besoknya. Gila gak tuh semaleman di kereta ekonomi; alhasil kepala sm punggung rasanya udah tiada tara. Belom lagi kaki kretek - kretek.
Pertimbangan sebelumnya, pernah berpikir untuk upgrade kereta api ke kelas eksekutif, namun setelah dibandingkan dengan tiket pesawat yang tidak terlalu jauh harganya. Harga tiket kereta eksekutif yaitu 550k sedangkan pesawat paling murah 585k. Hasilnya kita kembali menurunkan hasrat untuk naik kelas eksekutif menjadi ekonomi yang resikonya lebih besar ditanggung kepada anggota tubuh masing - masing. Memilih kereta ekonomi sebagai transportasi perjalanan menurut gue memberikan pengalaman yang luar biasa yang tidak terlupakan.
Accomodation
Thanks to Insan yang sudah mengakomodasikan tempat penginapan yang nyaman dan aman dengan berbagai hidangan makanan yang lezatos dan Dinda yang menyediakan kendaraan untuk mengantarkan kita semua mengexplore Kota Malang dan Batu. Dua guys tersebut sangat membantu sekali dalam keperluan - keperluan pokok selama di Malang.
Tourist Attraction
So here are beberapa tempat yang dikunjungi selama trip di Malang:
1. Museum Brawijaya
Museum Brawijaya merupakan salah satu destinasi pertama setelah kita sudah sampai di Kota Malang. Nyampe penginapan sekitar jam 8, jam 10 udah berangkat lagi. Hebat emang. Museum ini terletak dipusat Kota Malang menjadikan destinasi ini banyak dikunjungi oleh wisawatan terutama karya wisata anak sekolahan. Untuk harga tiket masuknya sebesar 5.000 dan bisa berkeliling museum sepuasnya. Tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi karena dapat mengetahui dan membayangkan bagaimana kondisi saat perjuangan pada jaman sebelum kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai koleksi - koleksi yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Pertimbangan sebelumnya, pernah berpikir untuk upgrade kereta api ke kelas eksekutif, namun setelah dibandingkan dengan tiket pesawat yang tidak terlalu jauh harganya. Harga tiket kereta eksekutif yaitu 550k sedangkan pesawat paling murah 585k. Hasilnya kita kembali menurunkan hasrat untuk naik kelas eksekutif menjadi ekonomi yang resikonya lebih besar ditanggung kepada anggota tubuh masing - masing. Memilih kereta ekonomi sebagai transportasi perjalanan menurut gue memberikan pengalaman yang luar biasa yang tidak terlupakan.
Accomodation
Thanks to Insan yang sudah mengakomodasikan tempat penginapan yang nyaman dan aman dengan berbagai hidangan makanan yang lezatos dan Dinda yang menyediakan kendaraan untuk mengantarkan kita semua mengexplore Kota Malang dan Batu. Dua guys tersebut sangat membantu sekali dalam keperluan - keperluan pokok selama di Malang.
Tourist Attraction
So here are beberapa tempat yang dikunjungi selama trip di Malang:
1. Museum Brawijaya
Museum Brawijaya merupakan salah satu destinasi pertama setelah kita sudah sampai di Kota Malang. Nyampe penginapan sekitar jam 8, jam 10 udah berangkat lagi. Hebat emang. Museum ini terletak dipusat Kota Malang menjadikan destinasi ini banyak dikunjungi oleh wisawatan terutama karya wisata anak sekolahan. Untuk harga tiket masuknya sebesar 5.000 dan bisa berkeliling museum sepuasnya. Tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi karena dapat mengetahui dan membayangkan bagaimana kondisi saat perjuangan pada jaman sebelum kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai koleksi - koleksi yang memiliki nilai sejarah tinggi.
2. Alun - Alun Kota Malang
Alun - Alun Kota Malang sangat strategis lokasinya sehingga mudah untuk dikunjungi. Tempat yang cocok untuk chill out bersama teman, apalagi di sore hari. Alun - Alun Kota Malang dikelilingi oleh banyak pepohonan yang rindang dan terkadang puluhan burung merpati terbang disekeliling alun - alun kota ini. Jika waktunya tepat, terdapat pertunjukan air mancur di tengah - tengah tamannya. Overall alun - alun ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi selama di Malang, kalian dapat menemukan banyak jajanan dan menikmati suasana Kota Malang yang sangat rindang. Belum lagi bertemu dengan warga Malang yang sangat ramah terhadap wisatawan.
3. Bromo
Dalam perjalanan ke Bromo, kita menggunakan tour untuk mempermudah urusan perjalanan. Jadi banyak sekali tour Bromo yang kalian bisa approach dengan variasi harga dan itinearty yang ditawarkan berbeda. Tinggal pilih yang sesuai dengan budget di kantong. Kita menggunakan salah satu tour yang menyewakan satu jeep dengan harga 800rb sudah termasuk tempat - tempat yang akan dikunjungi selama di Bromo dan penjemputan di meeting point kita berada. Untuk satu jeep isinya bisa sampai enam orang. Meeting point dari rumah saudara Dinda, kita berangkat tepat pukul 1 a.m menuju kawasan Bromo. Common tips: mengenakan pakaian yang tebal dilengkapi dengan syal + sarung tangan. Bener guys, perlengkapan tersebut bener - bener life hack selama berada di Bromo karena udara yang super amat dingin. Pro tips: kenakan jas hujan untuk ngeblock udara dingin yang masuk ke tubuh. Gila sih itu dinginnya sampe nembus ke rusuk.
Setalah sampai di Pos pertama di Bromo yaitu enter gatenya, kita menuju Sunrise point di Puncak Panjakan. Pagi itu bener - bener dinginnya gak bisa ditolerir. DINGIN BANGET. Tapi sayang banget kita gak mendapatkan sunrise, karena kondisi saat itu yang mendung dan berawan. So sad obviously:( Setelah dari Puncak tersebut, kita diantar menuju ke kawah bromo. Gue dan beberapa teman lain mencoba untuk menaiki ke kawah tersebut. Ini dari tempat parkir jeep, sampe ke atas butuh perjuangan yang besar karena perjalanan yang jauh dan ratusan anak tangga yang harus dilewati. Perjuangan yang besar tersebut akhirnya terbayarkan dengan melihat betapa indahnya Bromo dari atas.
Bukit Teletubis menjadi tujuan berikutnya setelah dari Kawah Bromo. Bukit Teletubis ini bagus banget, beneran se-indah itu pemandangan bukit - bukitnya. Ini merupakan tempat terbaik buat merasakan pemandangan hijau dan udara segara yang semeriwing. Good spot juga untuk mengabadika moment dari kamera. Sebenernya ada satu destinasi yang kita lewati yaitu Pasir Berbisik. Tempat tersebut kita lewati karena hanya hamparan pasir yang cukup luas dengan papan bertuliskan pasir berbisik saja.
4. Pantai Clungup
Pantai Clungup terletak di Sendang Biru. Sekitar dua jam perjalanan menuju selatan dari Kota Malang. Pantai ini sepertinya kurang populer bagi wisatawan, karena mungkin letaknya yang cukup jauh dari Kota Malang. Alhasil, memang sampe pantai tersebut sangat sepi. Waktu itu hanya ada 3 rombongan termasuk kami yang mengunjungi pantai tersebut. Untuk mencapai bibir pantai, dari tempat parkir kita harus melakukan treking cukup lama dengan melewati tiga pos. Pos tersebut merupakan check point dan terdapat petugas yang menghitung banyaknya sampah yang dibawa oleh masing - masing pengunjung. Pantai ini ternyata juga merupakan hutan konservasi bakau, jadi sepanjang jalan memang banyak sekali tanaman - tanaman yang dilindungi dan dilestarikan.
Tiba di bibir pantai, ada beberapa warung sehingga kami dapat menitipkan berbagai barang sebelum bermain ke pantai. Ombak disana cukup tenang sehingga kami memutuskan untuk melakukan snorkeling. Terdapat tempat penyewaan alat di warung tersebut sebesar 30ribu. Kurang dari sejam di pantai tersebut, kami memutuskan untuk balik karena hari sudah semakin sore. Di perjalanan balik waktu itu hujan, akibatnya jalanan trek yang dilalui penuh lumpur semua. Butuh ekstra berhati - hati karena jalanan super licin. Untungnya, kami memiliki pemandu yang perhatian. Untuk biaya masuk area pantai sebesar 5ribu perorang dan pemandu sebesar 100ribu perombongan. Life tips: bawa payung dimanapun berada dan gunakan sendal yang proper ketika berwisata alam.
5. Museum Angkut
Rencana awalnya kita akan berkunjung ke Jatim Park 3, nah Jatim Park 3 ini merupakan theme park yang terpopuler di kota Batu. Namun karena kondisi saat itu sedang hujan dan mendapatkan infromasi bahwa beberapa wahana tidak dapat dioperasikan sehingga kita mengubah plan untuk berkunjung ke Museum Angkut. Harga tiket masuk perorang adalah 70ribu dan membawa kamera digital dikenakan charge sebesar 30ribu. Nah museum ini merupakan tempat yang menarik buat dikunjungin selain untuk tempat berfoto juga dapat menambah pengetahuan. Banyak sekali pajangan segala jenis angkutan darat, laut dan udara mulai dari sejarahnya angkutan sampai bentuk terkini dari angkutan tersebut. Di dalam museum dikelompokan menjadi berbagai zona, yang masing - masing zona menawarkan konsep yang berbeda. Mulai dari zona indoor maupun outdoor semuanya dipresentasikan dengan arsitektur yang keren.
Dalam perjalanan ke Bromo, kita menggunakan tour untuk mempermudah urusan perjalanan. Jadi banyak sekali tour Bromo yang kalian bisa approach dengan variasi harga dan itinearty yang ditawarkan berbeda. Tinggal pilih yang sesuai dengan budget di kantong. Kita menggunakan salah satu tour yang menyewakan satu jeep dengan harga 800rb sudah termasuk tempat - tempat yang akan dikunjungi selama di Bromo dan penjemputan di meeting point kita berada. Untuk satu jeep isinya bisa sampai enam orang. Meeting point dari rumah saudara Dinda, kita berangkat tepat pukul 1 a.m menuju kawasan Bromo. Common tips: mengenakan pakaian yang tebal dilengkapi dengan syal + sarung tangan. Bener guys, perlengkapan tersebut bener - bener life hack selama berada di Bromo karena udara yang super amat dingin. Pro tips: kenakan jas hujan untuk ngeblock udara dingin yang masuk ke tubuh. Gila sih itu dinginnya sampe nembus ke rusuk.
Setalah sampai di Pos pertama di Bromo yaitu enter gatenya, kita menuju Sunrise point di Puncak Panjakan. Pagi itu bener - bener dinginnya gak bisa ditolerir. DINGIN BANGET. Tapi sayang banget kita gak mendapatkan sunrise, karena kondisi saat itu yang mendung dan berawan. So sad obviously:( Setelah dari Puncak tersebut, kita diantar menuju ke kawah bromo. Gue dan beberapa teman lain mencoba untuk menaiki ke kawah tersebut. Ini dari tempat parkir jeep, sampe ke atas butuh perjuangan yang besar karena perjalanan yang jauh dan ratusan anak tangga yang harus dilewati. Perjuangan yang besar tersebut akhirnya terbayarkan dengan melihat betapa indahnya Bromo dari atas.
Bukit Teletubis menjadi tujuan berikutnya setelah dari Kawah Bromo. Bukit Teletubis ini bagus banget, beneran se-indah itu pemandangan bukit - bukitnya. Ini merupakan tempat terbaik buat merasakan pemandangan hijau dan udara segara yang semeriwing. Good spot juga untuk mengabadika moment dari kamera. Sebenernya ada satu destinasi yang kita lewati yaitu Pasir Berbisik. Tempat tersebut kita lewati karena hanya hamparan pasir yang cukup luas dengan papan bertuliskan pasir berbisik saja.
4. Pantai Clungup
Pantai Clungup terletak di Sendang Biru. Sekitar dua jam perjalanan menuju selatan dari Kota Malang. Pantai ini sepertinya kurang populer bagi wisatawan, karena mungkin letaknya yang cukup jauh dari Kota Malang. Alhasil, memang sampe pantai tersebut sangat sepi. Waktu itu hanya ada 3 rombongan termasuk kami yang mengunjungi pantai tersebut. Untuk mencapai bibir pantai, dari tempat parkir kita harus melakukan treking cukup lama dengan melewati tiga pos. Pos tersebut merupakan check point dan terdapat petugas yang menghitung banyaknya sampah yang dibawa oleh masing - masing pengunjung. Pantai ini ternyata juga merupakan hutan konservasi bakau, jadi sepanjang jalan memang banyak sekali tanaman - tanaman yang dilindungi dan dilestarikan.
Tiba di bibir pantai, ada beberapa warung sehingga kami dapat menitipkan berbagai barang sebelum bermain ke pantai. Ombak disana cukup tenang sehingga kami memutuskan untuk melakukan snorkeling. Terdapat tempat penyewaan alat di warung tersebut sebesar 30ribu. Kurang dari sejam di pantai tersebut, kami memutuskan untuk balik karena hari sudah semakin sore. Di perjalanan balik waktu itu hujan, akibatnya jalanan trek yang dilalui penuh lumpur semua. Butuh ekstra berhati - hati karena jalanan super licin. Untungnya, kami memiliki pemandu yang perhatian. Untuk biaya masuk area pantai sebesar 5ribu perorang dan pemandu sebesar 100ribu perombongan. Life tips: bawa payung dimanapun berada dan gunakan sendal yang proper ketika berwisata alam.
5. Museum Angkut
Rencana awalnya kita akan berkunjung ke Jatim Park 3, nah Jatim Park 3 ini merupakan theme park yang terpopuler di kota Batu. Namun karena kondisi saat itu sedang hujan dan mendapatkan infromasi bahwa beberapa wahana tidak dapat dioperasikan sehingga kita mengubah plan untuk berkunjung ke Museum Angkut. Harga tiket masuk perorang adalah 70ribu dan membawa kamera digital dikenakan charge sebesar 30ribu. Nah museum ini merupakan tempat yang menarik buat dikunjungin selain untuk tempat berfoto juga dapat menambah pengetahuan. Banyak sekali pajangan segala jenis angkutan darat, laut dan udara mulai dari sejarahnya angkutan sampai bentuk terkini dari angkutan tersebut. Di dalam museum dikelompokan menjadi berbagai zona, yang masing - masing zona menawarkan konsep yang berbeda. Mulai dari zona indoor maupun outdoor semuanya dipresentasikan dengan arsitektur yang keren.
That's not enough spending 3 days 4 night at Malang especially with them. Rasanya kurang banget, banyak tempat - tempat disana yang masih belum ke explore. Masih kurang mendengar candaan dan juga keseriusan serta keanehan dari masing - masing orang. Anyway satu bucketlist gue sudah terpenuhi ya, makan bakwan malang di kota Malang.
Thank's for this amazing trip guys, next stop please.

0 comments:
Post a Comment